Loading...

Sinergi FORDEK FST PTKIN 2026, FST UIN Raden Mas Said Surakarta Dorong Riset Berdampak dan Tata Kelola Unggul

Diterbitkan pada
17 Juli 2026 14:45 WIB

Baca

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia mengikuti Pertemuan Forum Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FORDEK FST) Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 16–19 Juli 2026 di Hotel Novotel Semarang. Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para pimpinan FST PTKIN untuk memperkuat kolaborasi, menyusun arah kebijakan, serta merumuskan langkah bersama dalam pengembangan pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi.

Pertemuan FORDEK FST 2026 secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag., pada Jumat malam (17/7). Mengusung tema “Transformasi Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN melalui Good University Governance, Hilirisasi Riset, dan Integrasi Sains-Islam”, forum ini menghadirkan berbagai agenda strategis yang membahas penguatan tata kelola fakultas, peningkatan kualitas riset, pengembangan inovasi, hingga penguatan integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.

Sebagai forum komunikasi para pimpinan Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN, FORDEK FST menjadi wadah untuk berbagi praktik baik, memperkuat jejaring akademik, serta merumuskan berbagai rekomendasi dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era transformasi digital dan perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin dinamis.

Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Mas Said Surakarta turut berpartisipasi aktif mulai dari Dekan, Wakil Dekan, Kasubbag, Kepala Program Studi dan Sekretaris Program Studi dalam forum tersebut, Dekan FST, Septin Puji Astuti, S.Si., M.T., Ph.D. Keikutsertaan ini merupakan bentuk komitmen fakultas dalam mendukung penguatan mutu tata kelola, pengembangan riset yang berdampak, serta peningkatan kolaborasi antar-PTKIN.

Secara terpisah, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Mas Said Surakarta, Septin Puji Astuti, menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam FORDEK FST 2026 sangat relevan dengan arah pengembangan Fakultas Sains dan Teknologi ke depan. Menurutnya, transformasi tata kelola yang baik harus berjalan seiring dengan penguatan riset yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar Fakultas Sains dan Teknologi PTKIN dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi hilirisasi hasil-hasil riset. Dengan tata kelola yang semakin baik serta integrasi sains dan nilai-nilai Islam, kami optimistis inovasi yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan kemaslahatan masyarakat," ujar Septin.

Melalui keikutsertaan dalam FORDEK FST Tahun 2026, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Mas Said Surakarta diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai fakultas yang adaptif terhadap perubahan, unggul dalam pengembangan sains dan teknologi, serta konsisten menghasilkan inovasi dan riset yang berdampak bagi masyarakat melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan berbagai perguruan tinggi dan pemangku kepentingan.