
Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Raden Mas Said Surakarta bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan Workshop Ekoteologi bertajuk "Implementasi Ekoteologi dalam Kemandirian Pangan Rumah Tangga" di Gedung Seminar Lantai 4 Fakultas Sains dan Teknologi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui implementasi nilai-nilai ekoteologi.
Workshop diikuti oleh anggota Dharma Wanita Persatuan, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Fakultas Sains dan Teknologi yang membahas konsep ekoteologi dari perspektif keilmuan dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutan Dekan Fakultas Sains dan Teknologi yang diwakili oleh Ny. Kepala Subbagian Tata Usaha FST, Hj. Islia, S.E., disampaikan bahwa tema yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan keluarga dan memiliki relevansi yang tinggi dengan peran perempuan, baik sebagai ibu rumah tangga maupun perempuan yang berkarier.
"Tema ini sangat relevan dengan peran kita sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai ibu pekerja. Melalui workshop ini kita belajar bagaimana merawat bumi, menumbuhkan pangan, dan menguatkan keluarga dengan menerapkan nilai-nilai ekoteologi di lingkungan rumah. Semoga ilmu yang disampaikan oleh para pemateri dapat kita amalkan untuk menciptakan ketahanan pangan mandiri sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan UIN Raden Mas Said Surakarta, Nuning Hasanah, S.IP., M.IP., dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi menegaskan pentingnya membangun ketahanan pangan dimulai dari lingkungan keluarga. Ia berharap seluruh peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata di rumah masing-masing.
"Ketahanan pangan dimulai dari keluarga. Saya berharap ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan dapat mempraktikkan secara langsung ilmu yang diperoleh dalam workshop ini sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh keluarga maupun lingkungan sekitar," tuturnya.
Materi pertama disampaikan oleh Annida Unnatiq Ulya, M.Sc., Sekretaris Program Studi Ilmu Lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Mas Said Surakarta. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa ekoteologi merupakan pendekatan yang menghubungkan nilai-nilai keagamaan dengan tanggung jawab manusia dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurut Annida, ekoteologi menekankan bahwa manusia memiliki tanggung jawab moral terhadap alam sebagaimana diajarkan dalam berbagai agama. Konsep ini berprinsip pada keadilan ekologis, yaitu bagaimana mewujudkan hubungan yang harmonis antara manusia dengan alam sekaligus hubungan antarmanusia dalam satu lingkungan kehidupan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penerapan ekoteologi bertujuan membangun kesadaran kolektif untuk menjaga keseimbangan antara manusia dan alam sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
"Dalam perspektif Ekoteologi Islam, alam merupakan ciptaan Allah yang harus dimanfaatkan secara bijaksana dan dipelihara kelestariannya. Oleh karena itu, menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari ibadah dan amanah yang harus dijalankan setiap manusia," jelas Annida.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Mas Said Surakarta bersama Dharma Wanita Persatuan berharap nilai-nilai ekoteologi dapat semakin dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Upaya sederhana seperti memanfaatkan pekarangan rumah, mengurangi limbah, serta membangun kemandirian pangan keluarga diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mewujudkan lingkungan yang lestari, keluarga yang tangguh, serta masyarakat yang lebih peduli terhadap keberlanjutan alam.
