Loading...

Sekjen Kemenag Resmikan Fakultas Sains dan Teknologi, Dorong Integrasi Sains dan Keislaman

Diterbitkan pada
24 Juni 2026 09:29 WIB

Baca

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Kamaruddin Amin, didampingi Rektor, para Wakil Rektor, Kepala Biro, dan para Dekan meresmikan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta pada Rabu (24/06) di Ruang Seminar Lantai 4 kampus setempat. Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi Islam di bidang sains, teknologi, dan inovasi.

Dalam sambutannya, Kamaruddin Amin menyampaikan apresiasi atas berdirinya Fakultas Sains dan Teknologi. Menurutnya, fakultas tersebut menjadi bukti komitmen kampus dalam mendukung pembangunan nasional melalui penguatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia berbasis sains serta teknologi.

Ia menilai Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan untuk mencapai status negara maju. Oleh sebab itu, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak lulusan yang kompeten, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan bangsa.

“Kita membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, dan inovatif agar Indonesia mampu bersaing di tingkat global serta keluar dari berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kamaruddin menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai pusat penelitian dan inovasi yang mampu menghasilkan gagasan serta terobosan untuk mendukung kemajuan masyarakat.

Menurutnya, kampus memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak perubahan yang dapat mempercepat transformasi Indonesia menuju negara maju. Karena itu, kegiatan pendidikan dan penelitian harus diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia industri, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam melahirkan inovasi yang berdampak luas.

Selain menyoroti penguatan bidang sains dan teknologi, Kamaruddin turut memberikan apresiasi terhadap perhatian UIN Raden Mas Said Surakarta terhadap isu lingkungan hidup. Ia menilai kampus memiliki potensi besar untuk mengembangkan berbagai model dan inovasi yang dapat menjadi rujukan dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan.

Secara terpisah, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Septin Puji Astuti, menyampaikan bahwa peresmian FST merupakan momentum penting bagi pengembangan institusi dan peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan fakultas.

“Ini menjadi momentum untuk menuju perubahan yang lebih baik, menjadi penyemangat dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi, disiplin kinerja dosen dan karyawan serta mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

Menurut Septin, kehadiran Fakultas Sains dan Teknologi diharapkan mampu memperkuat tata kelola akademik, meningkatkan produktivitas riset dan inovasi, serta mendorong kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pemangku kepentingan. Ia juga optimistis FST akan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Fakultas Sains dan Teknologi nantinya akan menjadi wadah bagi lima program studi yang selama ini berkembang di lingkungan UIN Raden Mas Said Surakarta, yakni Informatika, Sains Data, Bioteknologi, Teknologi Pangan, dan Ilmu Lingkungan. Kelima program studi tersebut telah dibuka sejak transformasi IAIN Surakarta menjadi UIN pada tahun 2021, namun sebelumnya belum berada dalam satu fakultas khusus.